Just another free Blogger theme

Flag Counter

Flag Counter

Total Pageviews

Powered by Blogger.

Follow by Email

Google Translator

Followers

About Me

My photo
it is just me from ordinary girl try to be an extra, do my best, try to be a better each second of this short life, try to be someone, means for something in this globe!

Thursday, January 31, 2013


Ceritanya ini sudah dua minggu lalu sebenarnya, cuma karena lupa akhirnya baru sekarang mau posting, teman lamaku ini kenal di tahun 2000-an pastinya saya lupa, seingatku dulu saya kenalnya via YM, jaman saya kuliah dulu awal-awal kenal internet dan lagi hangat-hangatnya chatting pakai Yahoo.


Kenallah saya dengan si Bannop ini, nickname-nya unik dan mudah di hafal dan kalian pasti kaget nama lengkapnya siapa?  ujungnhya aja mirip nama perempuan dan akhiranya nama pria "Novi H" tahu nggak inisial H nya apa, pokoknya nama cowok banget deh. Dan jenis kelamin teman saya ini cowok loh *Kayaknya gak penting ya hihihi !! Nama Novi sendirikan di beberapa daerah di Sumatera banyak digunakan pria. 

Termasuk teman saya ini asli Padang Sidempuan.   Kami hanya selalu berkomunikasi via Chatting, kadang telpon itupun lama, dulu sempat kopi darat pertama kali di Jakarta saat saya ikut ujian di DEPLU tahun 2004. Saat itu saya tinggal di mess deplu dan dia datang salah alamat, dan aku marah-marah deh jadinya. Terakhir aku ketemu dia itu 8 tahun silam lalu ya. 

Tapi kami tiap tahun masih saling update perkembangan hidup masing-masing, update terbarunya dia sudah nikah dan tinggal di Tangerang, anaknya umur 2 tahun. Dan dalam dua tahun dia berganti kerjaan sekitar tujuh kali. Kami saling memberi semangat masalah investasi paling cepat melipatgandakan aset. Karena jalur jadi karyawan saya sudah tempuh selama bertahun-tahun, dia pun demikian, sempat juga usaha sendiri dan sekarang kembali lagi jadi karyawan perusahaan konstruksi yang kerjaanya di Kalimantan. 

Makanya dia pernah telpon nanya kabar, sekitar 2 minggu lalu tiba-tiba dia nelpon lagi tanya kabar bikin terkejut kalau dia bakalan landed di Makassar untuk pertama kalinya sebelum terbang ke kota Sorong subuh harinya. Dan dia akan menghabiskan masa tunggu penerbangan ke Sorong nya itu di Bandara. Ya tak ada pilihan lain, saya yang harus kesana, karena kalau ajak di masuk kota bakalan terkena macet dan ribet karena cuma beberapa jam.

Akhirnya sehabis maghrib, langsung dari kantor saya tancap gas ke Bandara lewat jalan tol, sembari berusaha mengingat wajahnya si Bannop gimana ya? cuma ingat wajahnya di DP YM nya lagi duduk melonjor kakinya wajahnya tak kelihatan. Deg-deg-an juga, si Bannop yang kepalanya botak apa ya ? *ketahuan banyak temannya yang kenal di dunia maya berhasil kopdar .

Sampai disana, si Bannop telpon aku bilang ya kita janjian ketemuan di ruang keberangkatan ya, dalam perjalanan dari parkiran bandara ke gate keberangkatan saya sempat melewati taman dan zebra cross, saat melewati taman ada seorang pria bertubuh sedikit gemuk yang duduk dibawah pohon sambil melirikku tajam seperti memperhatikan dengan rambut tipis plontos, kaget juga melihat cara memandangnya. Sambil berlalu aku melangkahkan kaki menyebrangi jalan besar dan masuk di gate keberangkatan.

Kring ..kring..kring !!HP ku berbunyi si Bannop nelpon dari sebrang suaranya berkata 
" nahhhh aku sudah lihat kamu tuh, yang pakai blazer hitam kan? ayoo kamu lihat kesaya, saya dibawah pohon  mangga di sebrang jalan dekat arah zebra cross tadi" Si Bannop menjelaskan sambil pegang HP.
Langsung kuterawang kearah sebrang jalan, ya benar ternyata dia yang tadi menatapku tajam saat melewati taman dari parkiran, dia sudah nunggu dari tadi. Mungkin dia juga lupa kali ya tampang saya sekarang. Sudah enam tahun sih, dan kami tak berteman di Facebook jadi tak lihat update gambar masing-masing.

Dan walau begitu persahabatan kami sangat kental dan saling bersilaturrahmi, sampai diskusi masalah keluarga, hati dan lainnya. Nah berlanjut akhirnya kami duduk di warung kopi dekat pintu keberangkatan itu sambil bercerita, dia tunjukkan foto anaknya yang sudah besar dan cerita masalah favoritku " saham"soalnya kita dulu sama sama bertekad untuk jadi investor yang hebat di bidang saham walau cuma via online. 

Aku juga tak sempat foto bareng, saya sudah tak senarsis dulu, intinya saya dengan sahabat lamapun walau dulunya di mediasi oleh internet akhirnya kenalan dan kopi darat langsung dan jalinana silaturrahmi itu akan selalu saya jaga, karena saya percaya dengan silaturrahmi pintu rezeki itu akan selalu terbuka, pintu jodoh, pintu bantuan akan juga terbuka. Kan bakalan banyak yang akan diundang kalau saya nikah nanti tapi benar-benar orang yang kenal lebih dalam bukan cuma sekedar teman formil. 

Walau capek bolak balik bandara hanya untuk bersua dengan teman lama dan itukan bagian dari sosialisasi yang baik, akhirnya terakhir kuhadiahkan 1 kantong oleh-oleh. Dan si Bannop senang sekali. Pertemuan hari itu berakhir karena beberapa jam lagi dia harus terbang ke lokasi projectnya. 


*Kopdar = kopi darat = ketemu langsung= face to face

Categories: ,


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Pellentesque volutpat volutpat nibh nec posuere. Donec auctor arcut pretium consequat. Contact me 123@abc.com

0 comments: