Just another free Blogger theme

Flag Counter

Flag Counter

Total Pageviews

Powered by Blogger.

Follow by Email

Google Translator

Followers

About Me

My photo
it is just me from ordinary girl try to be an extra, do my best, try to be a better each second of this short life, try to be someone, means for something in this globe!

Sunday, May 17, 2009

World Ocean Conference ( WOC ) dan CTI ( Coral Triangle Inisiative) Summit adalah event caliber internasioanal. Diadakan pada tanggal 11-14 Mei 2009 di kota Manado. Sekejap Manado, kota kecil ini langsung berubah bernuansa Internasional karena acara ini melibatkan lebih hampir 200 negara, termasuk 9 sembilan kepala negara hadir pada event ini. Gema konferensi ini sudah sejak tahun lalu, perbaikan jalan, perbaikan berbagai insfraktur Kota langsung instant. Pembangunan hotel berbintang langsung wajib rampung sebelum tanggal tersebut. Alhasil berkah WOC semua jalan di Manado sudah mulus kembali, jaringan selueler data maupun voice juga membaik, semua provider berlomba membenahi diri dengan slogan “We fully supported WOC&CTI Summit. Kata-kata ini terpampang di sepanduk, umbul-umbul, baliho, billboard berbagai produk, hotel, perusahaan sampai sepanduk yang sifatnya perorangan, merchandise dan berbagai barang yang dibranding WOC bertebaran dimana-mana.

Manado menjadi go internasional selama seminggu itu. Semua orang dibuat sibuk event ini. Perlakuan plat ganjil dan genap sesuai kalender juga diberlaKukan untuk mengurangi kemacetan kota. WOC merupakan konferensi kelautan dunia yang diinisiasi pemerintah RI dari Provinsi SULUT. Dengan estimasi biaya sekitar 300 Milyar dengan melibatkan delegasi dari hampir 200 negara didunia. Pantaslah jika semua elemen masyarakat sibuk luar biasa. Hotel dan berbagai infrakstutur kota menjadi pilar utama terlaksanya konferensi ini. Bendera-bendera dunia berkibar dijalan-jalan utama menuju venue konferensi yang dipusatkan di Grand Kawanua Convention Centre.Perhelatan ini juga disemarakkan dengan Exhibition dari 33 pemerintah provinsi se-nusantara serta seluruh pemerintah kabupaten di Sulut.

Headline Koran memuat berita tentang WOC, bahkan Koran local Manado menambahkan edisi berbahasa Inggris untuk event ini. Misi kota Manado tahun 2010 adalah menjadi kota pariwisata dunia, nah dengan WOC ini merupakan salah satu realisasi untuk visi ini. Walau masih ada yang kurang sempurna namun saya tetap bangga sebagai anak bangsa. Ini memberikan berkah juga bagiku antara lain :

1. Ketemu sahabat lamaku “Rita”
Rita teman seperjuangan di DEPLU dulu datang untuk mengurus tamu asing yang datang ke WOC. Disela-sela konferensi kami sempat nonton film horror bareng di TO Manado duduk row paling depan, jalan kaki dari Mantos ke Warung Biru dan menghabiskan beberapa jam ngobrol di lobby hotel.tks to WOC yang membuat kami bersua lagi.

2. Ketemu sahabat internasionalku “Mr Dilip Satyanathan”.
Beliau salah satu teman internasionalku, asli India namun sudah puluhan tahun di Indonesia berprofesi sebagai juragan tambak di pulau Jawa, diundang untuk WOC karena beliau memiliki jabatan penting di Aquaqulture Indonesia. Walau cuma 15 menit berjumpa padahal WOC nya lima hari. Maklum jadwal participants lumayan padat ditambah lagi dengan jadwalku juga luar biasa padat!!

3.Sibuk wara-wiri dari hotel-ke hotel support tamu internasional.
Berhubung untuk Event ini Perusahaan kami juga merupakan sponsor resmi, maka dengan beberapa hotel kami memaksimalkan layanan data apalagi hotel-hotel berbintang ini padat dengan pejabat teras negara sampai tamu negara seperti PM Malaysia, PM Qatar, rombongan US Embassy. Semua minta 100% koneksi sempurna. Demi nama besar bangsa Indonesia di mata dunia tentunya wajiblah kami melayani sepenuh hati 

4.Sibuk bertemu dengan orang-orang penting
Dalam event caliber internasional yang melibatkan VIP Tamu asing semua orang akan merasa penting dan dilayani ekslusif.Lumayan juga untuk dokumentasi fotoku dengan berbagai orang penting.Biar hanya sekedar membantu setting Handheld Blackberry atau pekerjaan jadul lainnya.Sudah bangga dan merasa sudah jadi diplomat walau bukan di deplu tapi Telkomsel pun saya beberapa hari itu jadi diplomat Tsel :-)

5.Network voice & data TOP Markotop!!Komplain 0 !!
Bangga juga kalau kualitas network yang diberikan TELKOMSEL luar biasa maksimal. Jaringan data muantappss!!semua dikerahkan untuk support event ini. Jualan data juga lebih mudah dan percaya diri.

6.Menginap di Hotel Makapetor yang melegenda itu 
Ceritanya ada di postingan sebelumnya.

Sebenarnya banyak lagi berkah WOC Lainnya, dengan selesainya konferensi ini, patutlah kita semua berbangga. Event rangkaian nantinya adalah SAIL BUNAKEN, acara penyelaman di perairan Bunaken dengan penyelam terbanyak didunia yang rencananya akan diikuti oleh 1600 divers dari seluruh dunia, rencananya saya juga mau ikut nih.(Doakan ya!) .Oh ya hasil dari konferensi ini dituangkan dalam “Deklarasi Manado”. Silahkan di googling aja ya untuk draft konferensinya. Salam WOC!!!
Pasti mendengar namanya ada dari kalian yang ingat atau kenal dengan nama ini, ya sebuah hotel kelas Melati yang terletak di Jl. Babe Palar di kota Manado. Eh apa uniknya hotel ini? nah itu dia yang saya mau bahas disini. Sering aku lewat dan mendengar namanya disebut, kadang teman-teman suka pelesetkan nama hotel ini dengan makna negatif atau bahan ejekan. Nah hari ini aku sudah buktikan sendiri, betul-betul kehidupan ini penuh rahasia ya.

Saya tak pernah menyangka akan menginap di hotel ini, yang sering teman-teman olok-olok kurang bergengsi dan omongan hotel (…?…) apa gitu..! Berkah WOC ( World Ocean Conference ) yang berlangsung di Manado, ketika tiba-tiba kota kecil ini kedatangan tamu dari hampir 200 negara untuk event internasional membuat semua hotel penuh sesak.

Beberapa pejabat teras kantor regional Makassar datang inspeksi mengawasi keadaan network Manado, dengan instruksi tiba-tiba datang ya secara orang sudah pesan hotel dari tahun lalu juga belum tentu dapat. Nah mau booking hotel minus satu minggu untuk hotel berbintang ya Jelas Tak dapatlah….tahu tidak dapatnya dimana?

Hotel Makapetor ha ha ha saya agak shock juga “ekh kasihan sekali bos-bos terdampar di hotel yang sering diplesetkan teman-teman. Nah ya nama jodoh tak akan kemana, salah satu teman cewek nginap disana, dan minta tuk ditemani. Inilah kisah sejarah kenapa saya bisa ada di hotel ini. Yang cuma sering saya lewati, saya pernah nonton di acara liburan di salah stasiun swasta. Hotelnya lumayan kok, halaman belakangnya juga rindang, bahkan cukuplah jika keadaan emergency seperti saat ini. Tidur di kamar No-26, kamar mandi lengkap dan berbagai perlengkapan ada walau dalam skala sederhana secara kelasnya-kan hotel Melati.

Tarifnya pun lumayan terjangkaulah dibawah Rp.500,000. Jika sedang kepepet tak dapat hotel berbintang. Kamar ukuran 3x3 meter plus kamar mandi, TV, tempat tidur king size, lemari kayu dan meja sederhana. Pastinya secara lebih baik dari kost-an ku lah…!

Quota for today “ Kadang ada hal-hal tak terlintas namun bisa terjadi kalau memang jodohnya, ya ternyata saya berjodoh injak hotel ini, tidak menduga saja..What a life!!
“2 x sehari!” Pikir kalian pasti jadwal minum obat…! Ohh salah pembaca…, hari ini dalam 1 x 24 jam saya nonton dua kali dengan film berbeda, memuaskan rasa penasaran dan mencoba menikmati hari libur yang kadang kosong jadwal disela-sela kesibukan yang padat. Hal ini yang membuat ku ingin bercerita tentang aku dan sejarah hidupku dengan nonton film di bioskop.

Saya pertama kali nonton di Bioskop tahun 1990-an. Saya termasuk yang sedikit kampungan, maklum anak kampung !! Film pertama ku kalau tidak salah ingat actor utamanya Michael Douglas dan Sharon Stone ( Maaf judul saya lupa ) namun film ini tidak layak tonton dengan usiaku saat itu, dan memberi pengaruh buruk, sedikit syok waktu itu. Waktu itu dapat tiket gratisan dari sobat kecilku, asli teman terbaik di SMP bernama Intan Permata, kami diantar bokapnya naik mobil pick up putih ke Studio 21 yang berlokasi di jl.Ratulangi Makassar. Setelah itu di masa SMU beberapa kali itupun hanya jika ada momen film yang heboh sekali ( Kan takutki dibilangi kampungan kalo tdk nonton!!) kebanyakan sih ditraktir teman yang lagi ultah.Pokoknya saya bisa hitung dengan jari jadwal nontonku.

Zaman Kuliah ohh waktu itu Film Indonesia lagi down jarang sekali nonton di Bioskop kebanyakan nonton film di rumah via PC atau VCD, lokasi paling sering dirumahku karena tak ada orang tua yang awasi atau sewot kalau aku undang teman sekampus nonton film, bisa film barat, india atau kadang anak-anak iseng juga pasti nonton film sedikit aneh. ( Oops kami tidak nonton film BF ji kodonk!!)
Fresh graduate dan semasa masih di Makassar juga saya jarang nonton, entah karena malas atau memang terlalu sibuk.Pada intinya juga harus ada duit, waktu dan niat.

Pindah merantau di Manado, kota lebih kecil, tak ada sanak saudara, diakhir pekan pasti hiburannya akan kemana lagi kalau bukan Mall. Mall adalah tempat yang memberikan segalanya, tempat makan, supermarket, pameran, toko baju, Warung Kopi untuk konkow-konkow dan demikian juga Bioskop! Diakhir Sabtu dan hari minggu pasti BT kalau cuma di kost saja. Dari yang dulu saya sangat malas untuk nonton kecuali ada film yang lagi HITS dan fenomenal. Biasanya saya nonton bersama teman kantor, rekanan, kadang sendiri.Dan tahukah kalian nonton paling membosankan bersama siapa? bersama orang India hahahaha sepanjang film mereka bicara dalam bahasa mereka bersama temannya dan saya sebagai warga negara tuan rumah harus jaga imej huhhhhh, selain pernah juga jadi “ Obat Nyamuk ” Beugh!!! Paling enak hmm Nonton sendiri !! Beberapa minggu ini saya sedikit rajin menyambangi studio 1-6 bahkan hampir semua film yang dalam kategori versi saya “bagus & berkualitas ” saya sudah nonton dalam dua minggu terakhir. Bahkan sehari ini saya nonton dua film. Kadang pergi sendiri dan beli makanan duduk di seat row paling pojok adalah cara saya menikmati hari liburku, mencoba menikmati hidup dengan atau tanpa kawan. Oh ya yang saya tonton “Angel & Demon” bintangnya Tom Hanks !!Film ini bagus penuh teka-teki dan layak ditonton di Recommended-lah  film kedua “Bukan Cinta Biasa”, saya penasaran saja lihat iklannya di TV apalagi lagunya AFGAN theme song film ini sangat saya sukai. Akh ternyata film ini untuk versi saya beri label “lumayan-lah” beberapa nilai yang bisa dipetik , dibumbu sedikit adegan kocak di beberapa scene dengan ending yang bisa membuat terbahak-bahak.

Btw, dibanding Memey, record ku tak ada apa-apanya. Dia semua film yang diputar di Cineplex 21 Manado STUDIO 1-6 semua sudah ditontonnya. Mau tahu jadwal film terbaru selain sms ke 2121 atau menyimak di situs internet bisa juga sms Memey bahkan pemilik Cineplex 21 dan penjaga pintu studio plus penjaga counter ticket dan counter snack sudah hafal wajah Memey dan pasangannya. Maklum anak Gaul BGT …!!!
Thats it!!! Itulah sekilas aku dan sejarah dunia per-Bioskop-an ku, sedari dulu hingga sekarang.

Saturday, May 9, 2009

Mei

Di Bulan Mei ini banyak momen special bagiku :
1 Mei pertama kali saya menginjakkan kaki di Manado 2 tahun lalu
2 Mei hari pendidikan nasional, sekaligus ultah beberapa teman
11-14 Mei World Ocean Conference diadakan di Manado, event International ini membuat kota kecil ini mendunia, memperbaiki diri dalam segala lini.WOC membawa berkah luar biasa bagi Manado.Mulai dari infrastruktur hotel, jalan raya, PLN, PT AIR Minum alias PDAM, Jaringan seluler semua berbenah diri, semua turut mendukukung WOC bahkan gaung event ini sudah dimulai dari setahun lalu. Maklum event ini dihadiri 200 paticipant dari 200 negara, beberapa kepala negara dunia juga akan hadir. Nama besar bangsa Indonesia dipertaruhkan di kota Manado.Koran lokal bahkan menyiapkan halaman khusus untuk WOC ini dan pastinya berbahasa Inggris. Luar Biasa !!Selengkapanya akan kuposting khusus tentang event ini.
13 Mei ultah sahabat lamaku Mia, teman sebangku di SMU
26 Mei Ultah perusahaan tempatku bernaung, merayakan yang ke -14 Tahun semoga tetap ber jaya dalam melayani kebutuhan telekomunikasi rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke.Jayalah "Telkomsel" tetap begitu dekat begitu nyata :-)

28 Mei hmmm pasti semua sudah tahu
29 Mei Ultah Ina, one of my Besty, sekaligus acara pernikahan partner kerja di kantor yang akan dilaksanakan di kota Bolmut, sekitar 8 jam dari Manado.Pasti semua teman kantor akan sibuk dengan hajatan ini.

Betul-betul bulan Mei yang penuh kejutan....oh may be yess May Be Not!!



Monday, May 4, 2009

Banyak yang datang dan pergi dalam hidup ini, yang tidak bernyawa namun sangat membantu dalam hidupku, menemani dalam suka dan duka serta menapaki hidup selama bertahun-tahun :

1. Bimpes kepanjangannya adalah Black Astrea Impressa , motor bebek merk Honda 110 cc ku yang digantikan keberdaaannya oleh si Shogi nama sepeda motor bebek Suzuki Shogun 125 cc ku yang dulu masih baru tahun 2005 sekarang sudah mulai rada jadul. Btw, Si Bimpes lah yang paling berjasa menemani sejak SMU kls 1, keluyuran sana sini melewati berbagai lorong serta menemaniku siang dan malam dalam beraktifitas mulai sekolah SMU, empat setengah tahun di kampus banyak berjasa antar teman-teman sampai pada saat mau dijual digantikan Si Shogi kami ( Tule, Irma. Ina, Pitto dan Adi ) rame-rame foto bareng motorku itu layaknya selebriti foto dengan fans nya. Si Bimpes pun akhirnya berpisah untuk selamanya dan laku terjual sekarang entah dimana dia, terakhir dengar kabar dari bapak kalau dijual ke daerah Soppeng oh ya laku Rp. 5 juta …!!Duitnya itu yang dibelikan untuk Si Shogi, sekarang Shogi jadi teman baik adekku di Makassa, sedang aku di Manado asli back to basic naik angkot kadang nebeng sama mobil bos-bos dan gunakan fasilitas kantor….!!Wish si Suzuki X-Over harganya seperti Shogi wah pasti sudah nangkring di halaman apa mau dikata harganya bisa 13 Sepeda Motor jadinya sabar aja kali ada rezeki nomplok  aminnnnnn!!( Ada yang mau belikan ka? Kaca spionnya mi saja atau ban nya mo dulu! Cicil-cicil ki toh lama-lama nanti lengkap mi !!)

2. Esa , nama PC ku yang rada jadul. Esa= Empat Juta seratus, hmm itu harga waktu saya beli diluar harga printer dan aksesories lainnya. PC yang masih menggunakan monitor Cembung dan gemuk ini menemaniku dan membantu dalam segala aktifitas kuliahku sejak tahun 2000.Impian memeiliki PC dari dulu terwujud biar PC nya rakitan dengan bantuan sobat kakak yang tahu tentang computer.Kini ESA sudah usang, printernya sudah ganti dua kali, CD Rom nya juga sudah ganti berkaLi-kali.Mousepad pertamaku adalah merk Rokok terkenal yang saya miliki jauh sebelum punya PC dengan prinsip waktu itu beli satu-satu. Mulai dari yang terkecil hehehe…
Banyak cerita dengan si Esa ini, Beberaap pria yang sering pusing dan kurepotkan karena si Esa ini bolak-balik kerumah jika saya sudah kewalahan . Karno seorang sobat kuliahan yang ternyata sepupu jauhku jadi montir andalan +Si Antho sang calon diplomat yang kini sibuk menjalani mimpinya di Pusdiklat DEPLU Jakarta.Kini Si Esa sudah jadi rongsokan karena ulah adikku.Tak bisa diperbaiki lagi 9 tahun usianya, produktifnya sih tahun 2007-an sebelum saya pindah ke Manado masih berfungsi. Setelah segalanya dialihkan ke Adik yang masih ingusan si Esa pun tak terurus lagi.Untuk saat ini saya banyak di bantu oleh Levy , Laptop 12 inch yang jauh lebih ramping dibanding Si Esa walau merknya juga tidak tenar yang penting dengan si Levy saya bisa melakukan kerjaanu dimanapun.Btw, Esa tetap pernah jadi kebanggaan di masanya.

3. JVC , merk TV yang entah kenapa keluargaku suka beli merk ini. Di rumah imut kami di Makassar JVC inilah yang member hiburan selama 11 tahun. Saya ingat sekali tahun 1998 waktu kami tinggal di Tallo ngontrak di sebuah lorong bersama ke3 kakakku kami punya Tv Tua merk NASIONAL diganti baru oleh Bapak dengan TV 14 inch ini. Sampai kami pindah ke Borong Raya pun TV ini bersama kami.Seiring zaman dan perkembangan teknologi SI TV Bandel ini semakin tergeser, namun karena yang nonton cuma saya dan kakak kami tetap mempertahankan TV itu secara waktu itu kami semua juga belum kerja belum mampu beli TV sendiri. Kini si JVC sudah dipindah tangakankan kini si Toshi ( Toshiba 21 inch flat) telah menggantikan kedudukannya. Namun sayang saya tak bisa nikmati lama-lama, secara saya domisili di Manado mencari sesuap nasi hanya dengan TV Sanyo 14 inch depan tempat tidurku.Nasib oh Nasib…..!!!!
Kan lucu kalo kamar se-iprit sedang TV kebesaran nah itu tak sesuai donk.Ya nikmati sajalah yang penting aku bisa nonton infotainment terupdate atau nonton Ridho Rhoma bernyanyi lagu "Menunggumu"…hmmm ! ( tidak nyambung !!)

4. Si Fuji, kamera digital pertamaku yang betuknya bulat dan lucu saya beli seharga Rp. 800,000 dengan kondisi second tapi masih baru dari seorang teman wartawan pada saat saya merintis karir di dunia jurnalistik. Oh Try nama teman baruku kala itu jangkung anaknya Cuek dan aneh bagiku. Duit ku yang kutabung sejak kuliah terpaksa habis tuk beli ini dan saat itu kamera unik ini TOP juga tahun 2004 bulan Agustus. Waktu itu saya jadi wartawan hiburan disebuah harian dengan status training 3 bulan dengan modal sepeda motor sendiri, kamera sendiri, kelincahan wara-wiri di sudut-sudut kota tuk cari berita yang hanya dihargai alias di gaji Rp.2500/hari + makan siang yang menunya satu piring penuh nasi wah miris kan kisah ini hahaha!!Tapi itulah hidup coy!Kamera kesayanganku inilah yang membantu ku tuk motret model-model dan berbagai event yang menjadi tugasku mencari berita minimal 3 setiap hari plus satu model yang akan diulas profilnya.Bangga juga sih bisa mengorbitkan sobat sendiri juga kalo sudah kehabisan profil ( Maria pernah jadi korbanku, maafkanka Tulhe !) Ya sekarang si Fuji sudah rusak dan pensiun masih tersimpan rapi di Makassar. Sekarang si Fuji digantikan sama si Nikon 5 MP ya lebih terang lebih baik pastinya dari si Fuji.


Sebenarnya banyak yang datang dan pergi dalam kehidupanku tapi keempat inilah yang paling -menonjol selama ini ya, ini cerita masalah saya dan barang-barang kesayanganku ya untuk episode saya dan orang tersayang akan ada juga nantinya .Namun Jasa-jasa mereka ( Bimpes, JVC, Esa, Fuji ) itu Luar biasa….kalo mereka hidup pasti sudah jadi kekasih hatiku sedari dulu….!!