Just another free Blogger theme

Flag Counter

Flag Counter

Total Pageviews

Powered by Blogger.

Follow by Email

Google Translator

Followers

About Me

My photo
it is just me from ordinary girl try to be an extra, do my best, try to be a better each second of this short life, try to be someone, means for something in this globe!

Monday, September 16, 2013

Setelah kelar surat-surat suami yang lumayan makan waktu dan pastinya duit nah giliran buat SIM
Untuk SIM WNA masa berlakunya Cuma 1 tahun karena tergantung izin tinggalnya, kebetulan Mr Big sekarang sudah pemegang KITAS 1 tahun.


Untuk kelengkapan SIM WNA syarat-syaratnya seperti terpampang di dinding kantor pelayanan SIM POLRESTABES Makassar sbb :
1.       KIMS
2.       SKLD & STMD
3.       BUKU POA ( Blue Book )
4.       SKTT   ( Surat Keterangan Tempat Tinggal Sementara )
Dan untuk biaya resmi sesuai yang tertera untuk SIM A Rp 120,000 dan SIM C Rp 100,000
Lama nian saya bergerilya mencari koneksi untuk bantuin soalnya Mr Big belum mengerti bahasa Indonesia dengan baik dan benar walau sudah les level 2 ( adduh yang salah saya atau dia ya hee he ) jadinya kalau saya apply kan SIM dan dia masuk ujian teori dipastikan GAGAL karena ujian nya pakai BAHASA INDONESIA belum lagi prakteknya.

Nah setelah mencari informasi dari teman komunitas kok kalo pakai lurus alias jalur resmi kenanya tetap murah alias nombok sih beberapa ratus ribu karena dipaksa bayar walaupun sudah melalui loket yang diinstruksikan. Ada yang nombok 180 ribu tapi ada juga kalau di BALI kok bersih dan lurus dan sesuai tariff di papan.

Kalau di Makassar dapat info dari teman yang suami WNA baru saja perpanjang Cuma bayar 250 ribu untuk dua sim A & C, kan kalau perpanjang sebenarnya Cuma  untuk SIMA  Rp 100,000 dan SIM C Rp 80,000 tapi menurut teman saya itu dia langsung ke kantor polisi aja dan langsung dipermudah artinya lebihnya 60 ribu lah.. ya itu menurutku masih masuk akal lah saya masih bisa tolerir tapi kalau sudah sampai 450 ribu 1 SIM dan hanya berlaku untuk 1 tahun seperti tawaran istri teman yang suaminya polisi dan punya kenalan yang mau bantu saya “cepat & tak perlu terus “ saya masih merasa terdzolimi, sim Cuma 120 ribu kok di tariff 450 ribu, itu mah keterlaluan. Kirain karena saya punya teman yang suaminya polisi tak menjamin loh bakalan dibantu malah karena terkesan WNA banyak duit malah mereka pasang tariff mahal jadi kemarin ditawari 250 ribu untuk SIM C dan 400 ribu untuk SIM A padahal aslinya tariff resmi Cuma 220 ribu untuk kedua SIM dan Cuma berlaku setahun. Jadi aku bilang ke teman ya sudah aku urus sendiri saja kok pasti dapatnya lebih murah.

Terus  sebelum proses urus sendiri itu ada teman di kantor yang kerjaanya urus berkas orang-orang, yang terkait BPKPB, STNK, SIM & KTP itu pernah bikin saya shock dan hamper pingsan, dia langsung menjawab “Gampang mbak, nanti saya buatkan KTP saja, KTP Tembak !” hahhh saya bilang appahhhhhhhh pria besar bertinggi 6 kaki itu dengan mata biru mau dibuatkan KTP! Anda bisa membuat dia di deportasi tak ada WNA yang langsung bisa dapat KTP Mas, dengan KITAS aja sudah bisa kok!! Saya mau jalur resmi sesuai UUD dan peraturan ! Langsung dia jawab “BISA Mbak, kalau mau 700 ribuan saya buatkan  SIM dan bisa kok 5 tahun! Saya tambah shock lagi, Bapak benar-benar mau masukin kami ke penjara nih, aturan SIM WNA Cuma setahun karena masih pemegang KITAS 1 tahun Mas, tak boleh sembarangan. Aku langsung bilang, tak usah Mas, biar saya urus sendiri kok, semua berkas kami lengkap kok dan valid dan kami akan urus sendiri  kalau perlu Mr Big ikut test praktek deh.
Jadi bisa dibayangkan bagaimana tawaran  KTP Tembak dan cara –cara illegal bertebaran dimana-mana dan malah nekat senekat-nekatnya . Saya aja langsung shock, ini kok orang-orang dengan segala cara aturan bisa dilanggar ya.

Dengan berbagai pengalaman dan tawaran yang aneh diatas, maka saya sama Mr Big hari sabtu kemarin kami ke kantor polisi semua berkas yang di buthkan saya sudah copykan sebelumnya dan bahkan form sudah saya isikan loh detail heheh , minggu lalu saya sudah mintakan form sebelumnya (*berbakat nih jadi agen pengurus apa aja haha )
Terus langsung setelah sampai disana karena saya rada telat paginya mesti bersih-bersih dan siapkan sarapan dan kami sampai disana sudah jam 11-an deh. Langsung  ke loket pengembalian formulir, sama ibu murah senyum aku jelaskan untuk pembuatan sim WNA langsug diarahkan isi form  dulu dan cek form sudah sesuai belum, ya saya lalu ke bagian tempat menulis form yang dilengkapi contoh setelah Mr Big tanda tangan dan cap sidik jari jempol berkas kubawa lagi kedalam ruangan bagian KAUR  MUTASI, PERPANJANGAN SIM didalam ruangan ini ada beberapa yang menunggu juga, terus aku serahkan berkas dan memberikan penjelasan dan bapak itu kemudian mengecek berkas kami. Bahkan copy passport yang kebanyakan semua dibalikin kecuali halaman depan saja. Terus di minta segera membayar biaya periksa kesehatan, karena keburu sudah masuk waktu solat dan sudah selesia layanan di jam 12 makannya bapaknya minta datang senin saja temuin dia tapi sebelum saya pulang dia Tanya ini berapa aku langsung infokan 250 ribu ya pak untuk 2 SIM, bapaknya langsung sembari bercanda hahhh kurang itu ! saya bilang kan SIM nya setahun aja pak kalo berlaku  5 tahun  sih bayar lebih tak masalah kalo tiap tahun bayar lebih bisa bangkrut saya pak..

Akhirnya senin paginya kami datang lagi, langsung ke ruang pak KAUR MUTASI SIM, karena pilih jalur resmi dan bersih ya tetap korban menunggu dan lama si Bapak tadi malah belum datang, 10 menit kemudian saya masuk lagi dan di datalah kembali datanya tapi tetap karena bayarnya dikit berkas ku paling terkahir dikerjain habis tiap saat berkas banyak amat  yang masuk kesini, entah ini bagian jalan pintas atau apa ya soalnya lihat di lacinya banyak uang tunai, jadinya pembayaran lagsung ke bapak tadi bukan lewat bank atau kasir bagian depan. Jadi saya lihat ada beberapa berkas dia bawa keluar lalu tahu tahu sudah balik dengan bukti bayar di kasir di semua berkas. Aneh deh, ya tapi tetap setelah saya sekitar 25 menit menunggu dan banyak interupsi  dari berbagai polisi yang membawa masing-masing customer ekh pelanggan pembuat SIM atau istilahnya apa ya , user pembuat SIM ya, akhirnya pas semua sudah kelar giliran aku, si bapak lalu minta pembayarn aku sudah siapkan dengan amplop dana Rp 250 ribu langsung saya berikan saya lihat beliau hitung dan keluarkan dari amplop dan masukin lacinya

Lalu beliau mengetik deh, ke entry data, dan saya bantu dengan spelling data biar tak salah kasih alamat dan spelling nama, ya tetap aja ujungnya namanya kelebihan L ya tak apalah namanya sudah usaha si bapak sudah capek kali ya habis lebihnya gak banyak sih hahahha aku Cuma lebihin 30 ribu hihi.. Setelah kelar akhir nya Si Bapak memberikan berkas dan bilang silahkan bawa si Bule mu ke ruang praktek biar di tanda tangani disana, dan sekalian latihan ujian teori biar afdol. Ye ileh si bapak nih gak iklas ya bantunya, ya saya bawalah berkas ke ruang ujian teori. Lucu ruanganya ada meja yang diatas meja ada tombol 2 hijau dan merah hijau berate benar dan merah berarti salah. Yang ujian taka da yang ada hanya satu bapak yang bersungut sungut karena temanya pada hilang dan berkasnya banyak da nada 3 pemuda yang nunggu berkas di stempel.

Aku ajaklah Mr Big masuk dan duduk biar adem soalnya di depan panas dan sumpek. Ihh karena petugasnya juga sudah malas mungkin dan lihat ada bule sendirian disini dia langsung nanya tadi berkasnya mana? Aku langsung menunjuk tumpukan terus ditanyain lagi kok disuruh kesini saya bilang sudah dari ruang pak  xxxx tadi langsung si ibu bilang ya  sudah langsung ke ruang foto aja mbak! Wah ternyata  tak jadi di uji, yang uji tak ada hahahhahah … beruntung sekali dirimu Mr Big dijamin kalau dia ikut teori pasti gagal dan salah sebagian ..hahahah soalnya pakai bahasa Indonesia………lol

Sudah langsung aku ambilkan nomor urut dapatnya 85 dan yang di foto sekarang 76. Terpaksa kami nunggu sambil berdiri karena ruangan tunggu full dan sumpek, orang lalu lalang bahkan bagian petugas disitu dari tadi mewanti wanti jangan ada yang berdiri biar kelihatan di CCTV tidak kacau disuruh duduk di kursi yang masih kosong atau berdiri dipinggir. Pokoknya kacau soalnya  hari senin dan padat..

Gimana tak kacau yang bagian foto dan sidik jari yang bertugas Cuma 1 orang sedang distu tersedia 5 kursi dan computer. Terus banyaknya interupsi agen / calo yang bawa berkas langsung tanpa antri. Mr Big Cuma geleng-geleng kepala deh. Ya sekitaran 10 menit berdiri sudah Mr Big dapat giliran foto dan selesai deh. Malah sebelum dia kelar ada ibu-ibu bagian KAUR  ( Kepala Urusan ) terbitkan SIM datang kesaya  nanya Mr Big warga negara apa? Trus kujawab aja apa adanya, dan dia datag lagi terakhir pas sudah hamper kelar foto  pakai bahasa Inggris segala “ if you finish in this section just come to my office and get the license no need to get in line outside for getting the license “  oh sure madam..i will , ihhh senangnya tiba-tiba WNA ini dilayani dengan baik disbanding yang lokalan… pas selesai foto aku langsung suruh mr big keluar aja menunggu saya, langsung saya ke ruang KAUR yang memprint sim deh pokoknya Cuma 1 menit terprint dikasih deh SIM  nya, terus saya bilang mbak  SIM yang satunya mana? Ekh hamper lupa ternyata aku kan pesan 2 SIM terus dikasih deh sim  nya, hanya 1 menit sejak foto!

Wah akhirnya kelar juga saya langsung keluar Mr Big kaget kok namanya tak mesti dipanggil pake Mic kayak orang lain. Aku bilang “kan kamu special orang AMERIKAHHH” hahhah ya jadi deh selesai di jam 12-an deh karena kami sudah kelaparan sehabis urus sim, kami habiskan waktu sekitar 1,5 jam di kantor polisi ngurusin sim Mr Big. Total dana yang keluar 275 ribu, sedang biaya resmi SIM A 120 ribu, SIM C 100,000 dan biaya kesehatan 25 ribu = total 245ribu. Ya uang capek bagi pak KAUR tadi ya 30 ribu saya ikhlas kok pak….

SIM nya berlaku setahun bisa di perpanjang deh…. Kayaknya Mr Big mulai deh jatuh cinta sama INDONESIA-ahhhhhhh …!! Karena dia bilang  wow so easyyyy baby !! in  my country you will never get this so easy . Jawabku ….but but.. in my country INDONESIA you must always prepare extra money and be SMART like me so all will be SIMPLE & SMOOTH  yaaaa !!!

Jadi jangan pernah takut deh urus sendiri, so far semua saya urus sendiri berbekal ilmu dan kelengkapan berkas intinya mesti tahu aturan dan tarif resmi baru cerdasnya kita akalin-nya pantang di porotin deh kalau pun terpaksa ya sedikit tak masalah lah anggap aja sedekah... 




Categories:


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Pellentesque volutpat volutpat nibh nec posuere. Donec auctor arcut pretium consequat. Contact me 123@abc.com

0 comments: