Just another free Blogger theme

Flag Counter

Flag Counter
Powered By Blogger

Total Pageviews

Powered by Blogger.

Google Translator

Followers

About Me

My photo
it is just me from ordinary girl try to be an extra, do my best, try to be a better each second of this short life, try to be someone, means for something in this globe!

Monday, August 17, 2009









Umbul-umbul ada dimana-mana

salah satu venuw Manado EXPO "Sail Bunaken"

Salah satu event interantional yang dihelat oleh pemerintah Sulut dari tanggal 12-20 Agustus 2009.rangkaian kegiatan maritim ini
meliputi, tall ship parade alias parade kapal bertiang tinggi, Manado Expo atau pameran budaya and festival yang dihelat di Lapangan Basket Mega Mas, Yacth Rally, Carnivals, Parade, Guinness book World record for diving and berbagai atraksi internasional lainnya.


Pemandangan kota mulai go international lagi. Tempat hiburan mulai terasa nuansa internasionalnya dengan pemasangan bendera negara-negara dunia yang dipajang diberbagai tempat-tempat umum, seperti rumah makan,restoran, hotel, cafe dll.

Pusat perhelatan acara di DKP Bitung, selat lembeh untuk tempat berlabuhnya yatch dari berbagai negara dan Teluk Manado tepatnya di Tugu Bobocha.Sepanjang teluk Manado beberapa kapal perang Indonesia bersandar dan helikopter bergemuruh silih berganti, demikian juga atraksi pesawat tempur Angkatan Udara yang jadi pemandangan unik selama acara ini.
Pemandangan Selat Lembeh tempat Yatch dari luar negeri bersandar untuk ikut parade Sail Bunaken!


Di beberapa sudut kota juga ada pameran. Parade 17 Agustusan juga semakin memeriahkan suasana.

Tanggal 16 Agustus 2009 Indonesia khususnya Manado telah dilaksanakan pemecahan rekord dunia penyelam terbanyak yang melakukan diving bersama 2818 divers yang berasala dari berbagai daerah di Indonesia termasuk beberapa negara di dunia turut bepartisipasi, berpusat di Tugu Bobocha dan sepanjang pantai Malalayang.
Kemudian pada tanggal 17 Agustus, bertepatan dengan di hari kemerdekaan RI, diadakan upacara bendera dibawah dasar laut kedalaman 30 meter dengan memecahkan rekord dunia juga sebanyak 2470 divers selama 29 menit.Sedangkan di Bitung juga berlangsung Yatch Rally, yaitu sebanyak 36 Yatch alias kapal pesiar mewah yang
hadir dari berbagai negara antara lain Australia, Belanda, USA, Thailand. Kapal pesiar mewah ini akan ikut berparade dan akan melintas di Teluk Manado pada tanggal 19 Agustus 2009.

Sailing Pass di Teluk Manado 19 Agustus 2009 diikuti 23 Kapal Perang dari berbagai negara

Bukan cuma Yatch tapi kapal perang sebanyak 13 buah juga hadir di selat Lembeh, termasuk 7 kapal perang dari Indonesia.1 kapal induk Amerika yaitu kapal Goerge Washington. Kapal perang ini juga akan berparade. Beberapa kapal perang yang tersohor seperti KRI Dewaruci juga hadir dan open ship alias terbuka untuk umum untuk dikunjungi masyrakat umum.

Memecahkan rekord dunia selam terbanyak 2818 divers!!Bravo INDONESIA!!

Salah satu kapal induk terbesar USS George Washington milik US hadir di parade ini!


Atraksi kapal perang dan pesawat tempur!My best pic!!



sedang untuk kapal pesiar hanya bisa dipandangi dari kejauhan karena sifatnya lebih pribadi.
kedua orang Narsis ini sedang menghormati bendera dari KRI Legenda Indonesia KRI DEWARUCI di Selat Lembeh Bitung.

Jika berkunjung ke DKP Bitung tempat bersandarnya kapal pesiar, akan sangat kental nuansa internasionalnya.
Beberapa tempat hiburan terkenal juga menghelat event internasional seperty "Sailor Party" Luar biasa, senang rasanya jika beberapa perhelatan dunia bisa sukses terselenggara, Manado kini menjelma menjadi Bali kedua.
Moment yang sangat langka!Keren!!!

Yacth Rally!Cantik!!

Antusiasme masyarakat luar biasa!

Dengan plus minus masyaraktanya sedikit demi sedikit kota ini mulai menunjukkan kiprahnya menjadi kota MICE ( Meeting, Initiative, Conference and Event )
Bravo ..Manado...!!

This is the BEST PIC ever!! perfecto!!!!!
"my dive team"!!!

Berawal dari nasib dan garistanganku bekerja dan ditempatkan di Manado, Sulawesi Utara, yang terkenal dengan
wisata lautnya, dengan begitu banyak resort dan diving club tersebar disini.

Pernah bos dikantor berkata padaku
"Belajar ko diving itu, jadi kalau ada tamu yang mau diving bisa kau temani!!
awalnya belum terbesit niat tapi sebenarnya cita-citaku dari dulu mau menaklukkan olahraga air, kenapa? karena dulu saya dulu tidak bisa berenang hingga kelas 1 SMU Baru bisa setelah berjuang mati-matian les berenang selama tiga bulan di satu club renang di Stadion Mattoanging Makassar. Akhirnya bisa juga biar tak sejago atlit renang yang penting bisa berenang! Dream came true !!! Nah giliran diving untuk digeluti pun akhirnya tiba, kalo rezeki tak akan kemana, ada saja peluang yang diberikan Tuhan.

Cek and re-chek alat dulu!

Akhirnya niat dan kesempatan bersua, jadi juga akhirnya saya ikut les diving untuk ambil sertfikat atau lisense selam di POSSI ( Persatuan Olah Raga Selam Seluruh Indonesia ) Sulawesi Utara.

'seru!'

Awal ceritanya bermula ketika suatu hari karena kerjaan pula saya berteman dengan beberapa kawan dari perusahaan lain yang hobi diving, berbagi ilmu tentang diving bahkan mencerahkan otakku
ketika mereka berkata "Sulawesi Utara adalah tempatnya Diving, selama bertugas disini kesempatan untuk belajar" itulah inti nya dan
akhirnya aku pun ikut kelas diving dengan mereka. Mengingat kelasnya juga lumayan terjangkau dibanding club diving lainnnya.

Foto bareng sama penyu

Normalnya pembayaran untuk ambil certificate diving bisa merogoh kocek beberapa
jutaan rupiah. Lumayan membuat orang kadang berubah niat dari minat jadi mengurungkan niat :-D.
Walau sempat minder karena yang ikut dari kantorku cuma saya seorang lainnya dari kantor lain, namun demi mewujudkan salah satu impian petualangan dalam hidup ( weitz!) saya bersungguh-sungguh ikut. Akhirnya pertengahan tahun
2009 saya sudah melakukan beberapa kali dive trip di Bunaken.

Senang sekali ketika melihat foto-foto bawah laut bersama karang, ikan atau bahkan penyu.Walau awalnya sempat parno dan takut namun ketika sudah mencoba "addicted feeling" alias ketagihan akan membuat para penyelam akan selalu hunting spot baru untuk diselami.

Memang Diving adalah olahraga yang lumayan mahal, sejujurnya peralatannya itu yang lumayan menguras kantong.
mulai dari wet suit, masker, snorkle, fins ( sepatu katak ) BCD dan tabung scuba. Namun kemahalan olahraga ini akan terbayar ketika sudah berada dalam
kedalama laut biru, ketika beraneka ragam hayati laut memancarkan keindahannnya, ikan berwarna warni berseliweran disekitar dan yang terdengar hanya suara air.
Sungguh rasa yang tak bisa tergantikan oleh apapun didunia ini.
Rasa yang tak terbayar oleh apapun.

Hanya kekaguman kepada Pencipta alam semesta ini yang terbesit dalam diri
Ketika selama ini kita hanya menikmati hirupan udara segar diatas darat, di udara, dan ketika menyelami the deep blue ocean akan melengkapi rasa itu.
seperti lagunya "Andra and the Backbone .. "Sempurnaaaa..."

Dengan penyu!!



Ada beberapa point yang perlu diperkuat untuk menekuni hoby ini sbb:
1. Nyali, tidak semua orang memilikinya. Darat beda dengan dunia bawah laut.
hanya 3 % penduduk bumi yang melakukan olahraga ini. So alangkah beruntungnya
para divers !!kalian adalah orang pilihan!
2. Fisik harus kuat, bisa berenang, kenapa?tabung scuba itu beratnya sekitar 20 kg,
dalam airpun tetap harus beregark maksimal yang butuh stamina yang ok.
3. Dana lebih dan siap-siap mengerus banyak duit.

Contoh saya detailkan beberapa alat yang alangkah baiknya jika dimiliki sendiri
- Masker dan snorkle nya paling murah sekitar Rp.300-an ribu
- fins ( sepatu katak ) bisa disewa dan pihak diving centre biasanya
menyewakan.Alatnya harga berkisar Rp.700-an
- Boot berkisar Rp.300-an
- wet suit ( baju selam) alangkah baiknya jika memiliki sesuai ukuran tubuh,
Harga kisaran Rp. 1 juta-an bahkan lebih tergantung merk dan kualitasnya.
- BCD ( Bouyancy Compensator Device ) ...tempat tabung scuba melekat ini yang
lumayan mahal bisa berharga jutaan rupiah.
- Regulator, alat pernafasan serta alat pernafasan cadangannya. Ini sifatnya
sangat priobadi sehingga alangkah baiknya jika sudah betul-betul
hoby diving dan dana mencukupi bisa membeli alat ini juga.harganya juga
lumayan, Jutaan rupiah juga.

Cantik kan!!

Beberapa item alat yang tidak wajib alias pelengkap seperti : kompas, pisau, tutup kepala dll.

Untuk divers yang masih pemula seperti saya, alangkah baiknya dicicil biar tidak terjadi kebangkrutan mendadak.Beberapa item sudah dimiliki walau tak semua.
sesuai kebutuhan saja.Step by step akan lebih bijak untuk memiliki dan melengkapi peralatan hoby unik ini.

Oh ya salah satu juga yang membuat saya bisa termotivasi untuk melakoni dunia diving adalah "sail bunaken"
event maritime yang dihelat Sulut di bulan Agustus 2009.
Kemarin tanggal 16 Agustus 2009 adalah pemecahan rekord dunia peyelam terbanyak yang pernah ada, sebanyak 2818 divers menyelam selama hampir 1 jam.Dan hari ini dalam rangka 17 Agustus 2009 dilakukan upacara bendera bawah laut dengan peserta terbanyak 2417 Divers melakukan upacara selama 29 menit di pusatkan di Pantai Malalayang.

Pesan ku untuk yang belum mencoba "Anda tak akan merasakan sejatinya keindahan bumi ini ketika belum menyelami dunia bawah laut "
jadi silahkan dicoba!!!ingat Indonesia, negara kita ini adalah negara maritime dengan panjang garis pantai terpanjang di dunia, negara dengan kepulauan terbanyak di dunia.
Jadi potensi dunia diving Indonesia masih terhampar, so go dive and enjoy the real paradise !!!!

*Mau lihat petulangan seruku bisa di lihat di FB ku id =siti c salim ok!! album = diving

Sunday, May 17, 2009

World Ocean Conference ( WOC ) dan CTI ( Coral Triangle Inisiative) Summit adalah event caliber internasioanal. Diadakan pada tanggal 11-14 Mei 2009 di kota Manado. Sekejap Manado, kota kecil ini langsung berubah bernuansa Internasional karena acara ini melibatkan lebih hampir 200 negara, termasuk 9 sembilan kepala negara hadir pada event ini. Gema konferensi ini sudah sejak tahun lalu, perbaikan jalan, perbaikan berbagai insfraktur Kota langsung instant. Pembangunan hotel berbintang langsung wajib rampung sebelum tanggal tersebut. Alhasil berkah WOC semua jalan di Manado sudah mulus kembali, jaringan selueler data maupun voice juga membaik, semua provider berlomba membenahi diri dengan slogan “We fully supported WOC&CTI Summit. Kata-kata ini terpampang di sepanduk, umbul-umbul, baliho, billboard berbagai produk, hotel, perusahaan sampai sepanduk yang sifatnya perorangan, merchandise dan berbagai barang yang dibranding WOC bertebaran dimana-mana.

Manado menjadi go internasional selama seminggu itu. Semua orang dibuat sibuk event ini. Perlakuan plat ganjil dan genap sesuai kalender juga diberlaKukan untuk mengurangi kemacetan kota. WOC merupakan konferensi kelautan dunia yang diinisiasi pemerintah RI dari Provinsi SULUT. Dengan estimasi biaya sekitar 300 Milyar dengan melibatkan delegasi dari hampir 200 negara didunia. Pantaslah jika semua elemen masyarakat sibuk luar biasa. Hotel dan berbagai infrakstutur kota menjadi pilar utama terlaksanya konferensi ini. Bendera-bendera dunia berkibar dijalan-jalan utama menuju venue konferensi yang dipusatkan di Grand Kawanua Convention Centre.Perhelatan ini juga disemarakkan dengan Exhibition dari 33 pemerintah provinsi se-nusantara serta seluruh pemerintah kabupaten di Sulut.

Headline Koran memuat berita tentang WOC, bahkan Koran local Manado menambahkan edisi berbahasa Inggris untuk event ini. Misi kota Manado tahun 2010 adalah menjadi kota pariwisata dunia, nah dengan WOC ini merupakan salah satu realisasi untuk visi ini. Walau masih ada yang kurang sempurna namun saya tetap bangga sebagai anak bangsa. Ini memberikan berkah juga bagiku antara lain :

1. Ketemu sahabat lamaku “Rita”
Rita teman seperjuangan di DEPLU dulu datang untuk mengurus tamu asing yang datang ke WOC. Disela-sela konferensi kami sempat nonton film horror bareng di TO Manado duduk row paling depan, jalan kaki dari Mantos ke Warung Biru dan menghabiskan beberapa jam ngobrol di lobby hotel.tks to WOC yang membuat kami bersua lagi.

2. Ketemu sahabat internasionalku “Mr Dilip Satyanathan”.
Beliau salah satu teman internasionalku, asli India namun sudah puluhan tahun di Indonesia berprofesi sebagai juragan tambak di pulau Jawa, diundang untuk WOC karena beliau memiliki jabatan penting di Aquaqulture Indonesia. Walau cuma 15 menit berjumpa padahal WOC nya lima hari. Maklum jadwal participants lumayan padat ditambah lagi dengan jadwalku juga luar biasa padat!!

3.Sibuk wara-wiri dari hotel-ke hotel support tamu internasional.
Berhubung untuk Event ini Perusahaan kami juga merupakan sponsor resmi, maka dengan beberapa hotel kami memaksimalkan layanan data apalagi hotel-hotel berbintang ini padat dengan pejabat teras negara sampai tamu negara seperti PM Malaysia, PM Qatar, rombongan US Embassy. Semua minta 100% koneksi sempurna. Demi nama besar bangsa Indonesia di mata dunia tentunya wajiblah kami melayani sepenuh hati 

4.Sibuk bertemu dengan orang-orang penting
Dalam event caliber internasional yang melibatkan VIP Tamu asing semua orang akan merasa penting dan dilayani ekslusif.Lumayan juga untuk dokumentasi fotoku dengan berbagai orang penting.Biar hanya sekedar membantu setting Handheld Blackberry atau pekerjaan jadul lainnya.Sudah bangga dan merasa sudah jadi diplomat walau bukan di deplu tapi Telkomsel pun saya beberapa hari itu jadi diplomat Tsel :-)

5.Network voice & data TOP Markotop!!Komplain 0 !!
Bangga juga kalau kualitas network yang diberikan TELKOMSEL luar biasa maksimal. Jaringan data muantappss!!semua dikerahkan untuk support event ini. Jualan data juga lebih mudah dan percaya diri.

6.Menginap di Hotel Makapetor yang melegenda itu 
Ceritanya ada di postingan sebelumnya.

Sebenarnya banyak lagi berkah WOC Lainnya, dengan selesainya konferensi ini, patutlah kita semua berbangga. Event rangkaian nantinya adalah SAIL BUNAKEN, acara penyelaman di perairan Bunaken dengan penyelam terbanyak didunia yang rencananya akan diikuti oleh 1600 divers dari seluruh dunia, rencananya saya juga mau ikut nih.(Doakan ya!) .Oh ya hasil dari konferensi ini dituangkan dalam “Deklarasi Manado”. Silahkan di googling aja ya untuk draft konferensinya. Salam WOC!!!
Pasti mendengar namanya ada dari kalian yang ingat atau kenal dengan nama ini, ya sebuah hotel kelas Melati yang terletak di Jl. Babe Palar di kota Manado. Eh apa uniknya hotel ini? nah itu dia yang saya mau bahas disini. Sering aku lewat dan mendengar namanya disebut, kadang teman-teman suka pelesetkan nama hotel ini dengan makna negatif atau bahan ejekan. Nah hari ini aku sudah buktikan sendiri, betul-betul kehidupan ini penuh rahasia ya.

Saya tak pernah menyangka akan menginap di hotel ini, yang sering teman-teman olok-olok kurang bergengsi dan omongan hotel (…?…) apa gitu..! Berkah WOC ( World Ocean Conference ) yang berlangsung di Manado, ketika tiba-tiba kota kecil ini kedatangan tamu dari hampir 200 negara untuk event internasional membuat semua hotel penuh sesak.

Beberapa pejabat teras kantor regional Makassar datang inspeksi mengawasi keadaan network Manado, dengan instruksi tiba-tiba datang ya secara orang sudah pesan hotel dari tahun lalu juga belum tentu dapat. Nah mau booking hotel minus satu minggu untuk hotel berbintang ya Jelas Tak dapatlah….tahu tidak dapatnya dimana?

Hotel Makapetor ha ha ha saya agak shock juga “ekh kasihan sekali bos-bos terdampar di hotel yang sering diplesetkan teman-teman. Nah ya nama jodoh tak akan kemana, salah satu teman cewek nginap disana, dan minta tuk ditemani. Inilah kisah sejarah kenapa saya bisa ada di hotel ini. Yang cuma sering saya lewati, saya pernah nonton di acara liburan di salah stasiun swasta. Hotelnya lumayan kok, halaman belakangnya juga rindang, bahkan cukuplah jika keadaan emergency seperti saat ini. Tidur di kamar No-26, kamar mandi lengkap dan berbagai perlengkapan ada walau dalam skala sederhana secara kelasnya-kan hotel Melati.

Tarifnya pun lumayan terjangkaulah dibawah Rp.500,000. Jika sedang kepepet tak dapat hotel berbintang. Kamar ukuran 3x3 meter plus kamar mandi, TV, tempat tidur king size, lemari kayu dan meja sederhana. Pastinya secara lebih baik dari kost-an ku lah…!

Quota for today “ Kadang ada hal-hal tak terlintas namun bisa terjadi kalau memang jodohnya, ya ternyata saya berjodoh injak hotel ini, tidak menduga saja..What a life!!
“2 x sehari!” Pikir kalian pasti jadwal minum obat…! Ohh salah pembaca…, hari ini dalam 1 x 24 jam saya nonton dua kali dengan film berbeda, memuaskan rasa penasaran dan mencoba menikmati hari libur yang kadang kosong jadwal disela-sela kesibukan yang padat. Hal ini yang membuat ku ingin bercerita tentang aku dan sejarah hidupku dengan nonton film di bioskop.

Saya pertama kali nonton di Bioskop tahun 1990-an. Saya termasuk yang sedikit kampungan, maklum anak kampung !! Film pertama ku kalau tidak salah ingat actor utamanya Michael Douglas dan Sharon Stone ( Maaf judul saya lupa ) namun film ini tidak layak tonton dengan usiaku saat itu, dan memberi pengaruh buruk, sedikit syok waktu itu. Waktu itu dapat tiket gratisan dari sobat kecilku, asli teman terbaik di SMP bernama Intan Permata, kami diantar bokapnya naik mobil pick up putih ke Studio 21 yang berlokasi di jl.Ratulangi Makassar. Setelah itu di masa SMU beberapa kali itupun hanya jika ada momen film yang heboh sekali ( Kan takutki dibilangi kampungan kalo tdk nonton!!) kebanyakan sih ditraktir teman yang lagi ultah.Pokoknya saya bisa hitung dengan jari jadwal nontonku.

Zaman Kuliah ohh waktu itu Film Indonesia lagi down jarang sekali nonton di Bioskop kebanyakan nonton film di rumah via PC atau VCD, lokasi paling sering dirumahku karena tak ada orang tua yang awasi atau sewot kalau aku undang teman sekampus nonton film, bisa film barat, india atau kadang anak-anak iseng juga pasti nonton film sedikit aneh. ( Oops kami tidak nonton film BF ji kodonk!!)
Fresh graduate dan semasa masih di Makassar juga saya jarang nonton, entah karena malas atau memang terlalu sibuk.Pada intinya juga harus ada duit, waktu dan niat.

Pindah merantau di Manado, kota lebih kecil, tak ada sanak saudara, diakhir pekan pasti hiburannya akan kemana lagi kalau bukan Mall. Mall adalah tempat yang memberikan segalanya, tempat makan, supermarket, pameran, toko baju, Warung Kopi untuk konkow-konkow dan demikian juga Bioskop! Diakhir Sabtu dan hari minggu pasti BT kalau cuma di kost saja. Dari yang dulu saya sangat malas untuk nonton kecuali ada film yang lagi HITS dan fenomenal. Biasanya saya nonton bersama teman kantor, rekanan, kadang sendiri.Dan tahukah kalian nonton paling membosankan bersama siapa? bersama orang India hahahaha sepanjang film mereka bicara dalam bahasa mereka bersama temannya dan saya sebagai warga negara tuan rumah harus jaga imej huhhhhh, selain pernah juga jadi “ Obat Nyamuk ” Beugh!!! Paling enak hmm Nonton sendiri !! Beberapa minggu ini saya sedikit rajin menyambangi studio 1-6 bahkan hampir semua film yang dalam kategori versi saya “bagus & berkualitas ” saya sudah nonton dalam dua minggu terakhir. Bahkan sehari ini saya nonton dua film. Kadang pergi sendiri dan beli makanan duduk di seat row paling pojok adalah cara saya menikmati hari liburku, mencoba menikmati hidup dengan atau tanpa kawan. Oh ya yang saya tonton “Angel & Demon” bintangnya Tom Hanks !!Film ini bagus penuh teka-teki dan layak ditonton di Recommended-lah  film kedua “Bukan Cinta Biasa”, saya penasaran saja lihat iklannya di TV apalagi lagunya AFGAN theme song film ini sangat saya sukai. Akh ternyata film ini untuk versi saya beri label “lumayan-lah” beberapa nilai yang bisa dipetik , dibumbu sedikit adegan kocak di beberapa scene dengan ending yang bisa membuat terbahak-bahak.

Btw, dibanding Memey, record ku tak ada apa-apanya. Dia semua film yang diputar di Cineplex 21 Manado STUDIO 1-6 semua sudah ditontonnya. Mau tahu jadwal film terbaru selain sms ke 2121 atau menyimak di situs internet bisa juga sms Memey bahkan pemilik Cineplex 21 dan penjaga pintu studio plus penjaga counter ticket dan counter snack sudah hafal wajah Memey dan pasangannya. Maklum anak Gaul BGT …!!!
Thats it!!! Itulah sekilas aku dan sejarah dunia per-Bioskop-an ku, sedari dulu hingga sekarang.

Saturday, May 9, 2009

Mei

Di Bulan Mei ini banyak momen special bagiku :
1 Mei pertama kali saya menginjakkan kaki di Manado 2 tahun lalu
2 Mei hari pendidikan nasional, sekaligus ultah beberapa teman
11-14 Mei World Ocean Conference diadakan di Manado, event International ini membuat kota kecil ini mendunia, memperbaiki diri dalam segala lini.WOC membawa berkah luar biasa bagi Manado.Mulai dari infrastruktur hotel, jalan raya, PLN, PT AIR Minum alias PDAM, Jaringan seluler semua berbenah diri, semua turut mendukukung WOC bahkan gaung event ini sudah dimulai dari setahun lalu. Maklum event ini dihadiri 200 paticipant dari 200 negara, beberapa kepala negara dunia juga akan hadir. Nama besar bangsa Indonesia dipertaruhkan di kota Manado.Koran lokal bahkan menyiapkan halaman khusus untuk WOC ini dan pastinya berbahasa Inggris. Luar Biasa !!Selengkapanya akan kuposting khusus tentang event ini.
13 Mei ultah sahabat lamaku Mia, teman sebangku di SMU
26 Mei Ultah perusahaan tempatku bernaung, merayakan yang ke -14 Tahun semoga tetap ber jaya dalam melayani kebutuhan telekomunikasi rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke.Jayalah "Telkomsel" tetap begitu dekat begitu nyata :-)

28 Mei hmmm pasti semua sudah tahu
29 Mei Ultah Ina, one of my Besty, sekaligus acara pernikahan partner kerja di kantor yang akan dilaksanakan di kota Bolmut, sekitar 8 jam dari Manado.Pasti semua teman kantor akan sibuk dengan hajatan ini.

Betul-betul bulan Mei yang penuh kejutan....oh may be yess May Be Not!!



Monday, May 4, 2009

Banyak yang datang dan pergi dalam hidup ini, yang tidak bernyawa namun sangat membantu dalam hidupku, menemani dalam suka dan duka serta menapaki hidup selama bertahun-tahun :

1. Bimpes kepanjangannya adalah Black Astrea Impressa , motor bebek merk Honda 110 cc ku yang digantikan keberdaaannya oleh si Shogi nama sepeda motor bebek Suzuki Shogun 125 cc ku yang dulu masih baru tahun 2005 sekarang sudah mulai rada jadul. Btw, Si Bimpes lah yang paling berjasa menemani sejak SMU kls 1, keluyuran sana sini melewati berbagai lorong serta menemaniku siang dan malam dalam beraktifitas mulai sekolah SMU, empat setengah tahun di kampus banyak berjasa antar teman-teman sampai pada saat mau dijual digantikan Si Shogi kami ( Tule, Irma. Ina, Pitto dan Adi ) rame-rame foto bareng motorku itu layaknya selebriti foto dengan fans nya. Si Bimpes pun akhirnya berpisah untuk selamanya dan laku terjual sekarang entah dimana dia, terakhir dengar kabar dari bapak kalau dijual ke daerah Soppeng oh ya laku Rp. 5 juta …!!Duitnya itu yang dibelikan untuk Si Shogi, sekarang Shogi jadi teman baik adekku di Makassa, sedang aku di Manado asli back to basic naik angkot kadang nebeng sama mobil bos-bos dan gunakan fasilitas kantor….!!Wish si Suzuki X-Over harganya seperti Shogi wah pasti sudah nangkring di halaman apa mau dikata harganya bisa 13 Sepeda Motor jadinya sabar aja kali ada rezeki nomplok  aminnnnnn!!( Ada yang mau belikan ka? Kaca spionnya mi saja atau ban nya mo dulu! Cicil-cicil ki toh lama-lama nanti lengkap mi !!)

2. Esa , nama PC ku yang rada jadul. Esa= Empat Juta seratus, hmm itu harga waktu saya beli diluar harga printer dan aksesories lainnya. PC yang masih menggunakan monitor Cembung dan gemuk ini menemaniku dan membantu dalam segala aktifitas kuliahku sejak tahun 2000.Impian memeiliki PC dari dulu terwujud biar PC nya rakitan dengan bantuan sobat kakak yang tahu tentang computer.Kini ESA sudah usang, printernya sudah ganti dua kali, CD Rom nya juga sudah ganti berkaLi-kali.Mousepad pertamaku adalah merk Rokok terkenal yang saya miliki jauh sebelum punya PC dengan prinsip waktu itu beli satu-satu. Mulai dari yang terkecil hehehe…
Banyak cerita dengan si Esa ini, Beberaap pria yang sering pusing dan kurepotkan karena si Esa ini bolak-balik kerumah jika saya sudah kewalahan . Karno seorang sobat kuliahan yang ternyata sepupu jauhku jadi montir andalan +Si Antho sang calon diplomat yang kini sibuk menjalani mimpinya di Pusdiklat DEPLU Jakarta.Kini Si Esa sudah jadi rongsokan karena ulah adikku.Tak bisa diperbaiki lagi 9 tahun usianya, produktifnya sih tahun 2007-an sebelum saya pindah ke Manado masih berfungsi. Setelah segalanya dialihkan ke Adik yang masih ingusan si Esa pun tak terurus lagi.Untuk saat ini saya banyak di bantu oleh Levy , Laptop 12 inch yang jauh lebih ramping dibanding Si Esa walau merknya juga tidak tenar yang penting dengan si Levy saya bisa melakukan kerjaanu dimanapun.Btw, Esa tetap pernah jadi kebanggaan di masanya.

3. JVC , merk TV yang entah kenapa keluargaku suka beli merk ini. Di rumah imut kami di Makassar JVC inilah yang member hiburan selama 11 tahun. Saya ingat sekali tahun 1998 waktu kami tinggal di Tallo ngontrak di sebuah lorong bersama ke3 kakakku kami punya Tv Tua merk NASIONAL diganti baru oleh Bapak dengan TV 14 inch ini. Sampai kami pindah ke Borong Raya pun TV ini bersama kami.Seiring zaman dan perkembangan teknologi SI TV Bandel ini semakin tergeser, namun karena yang nonton cuma saya dan kakak kami tetap mempertahankan TV itu secara waktu itu kami semua juga belum kerja belum mampu beli TV sendiri. Kini si JVC sudah dipindah tangakankan kini si Toshi ( Toshiba 21 inch flat) telah menggantikan kedudukannya. Namun sayang saya tak bisa nikmati lama-lama, secara saya domisili di Manado mencari sesuap nasi hanya dengan TV Sanyo 14 inch depan tempat tidurku.Nasib oh Nasib…..!!!!
Kan lucu kalo kamar se-iprit sedang TV kebesaran nah itu tak sesuai donk.Ya nikmati sajalah yang penting aku bisa nonton infotainment terupdate atau nonton Ridho Rhoma bernyanyi lagu "Menunggumu"…hmmm ! ( tidak nyambung !!)

4. Si Fuji, kamera digital pertamaku yang betuknya bulat dan lucu saya beli seharga Rp. 800,000 dengan kondisi second tapi masih baru dari seorang teman wartawan pada saat saya merintis karir di dunia jurnalistik. Oh Try nama teman baruku kala itu jangkung anaknya Cuek dan aneh bagiku. Duit ku yang kutabung sejak kuliah terpaksa habis tuk beli ini dan saat itu kamera unik ini TOP juga tahun 2004 bulan Agustus. Waktu itu saya jadi wartawan hiburan disebuah harian dengan status training 3 bulan dengan modal sepeda motor sendiri, kamera sendiri, kelincahan wara-wiri di sudut-sudut kota tuk cari berita yang hanya dihargai alias di gaji Rp.2500/hari + makan siang yang menunya satu piring penuh nasi wah miris kan kisah ini hahaha!!Tapi itulah hidup coy!Kamera kesayanganku inilah yang membantu ku tuk motret model-model dan berbagai event yang menjadi tugasku mencari berita minimal 3 setiap hari plus satu model yang akan diulas profilnya.Bangga juga sih bisa mengorbitkan sobat sendiri juga kalo sudah kehabisan profil ( Maria pernah jadi korbanku, maafkanka Tulhe !) Ya sekarang si Fuji sudah rusak dan pensiun masih tersimpan rapi di Makassar. Sekarang si Fuji digantikan sama si Nikon 5 MP ya lebih terang lebih baik pastinya dari si Fuji.


Sebenarnya banyak yang datang dan pergi dalam kehidupanku tapi keempat inilah yang paling -menonjol selama ini ya, ini cerita masalah saya dan barang-barang kesayanganku ya untuk episode saya dan orang tersayang akan ada juga nantinya .Namun Jasa-jasa mereka ( Bimpes, JVC, Esa, Fuji ) itu Luar biasa….kalo mereka hidup pasti sudah jadi kekasih hatiku sedari dulu….!!